Ternyata Tuhan masih memberi saya kesempatan….

March 11, 2009

Ada hal menarik yang terjadi dalam hidup saya baru-baru ini. Suatu “kejadian” yang mendebarkan jantung saya cukup keras.

Hari Senin, tanggal 9 Maret 2009 saya kembali lagi ke Bandung setelah hari Sabtunya saya pulang ke Jakarta. Waktu saya mau ngambil travel ke Bandung, ternyata semuanya penuh. Yang ada hanya keberangkatan malam, dan mama saya gak mau. Kebetulan sorenya abang saya mau balik lagi ke Surabaya setelah pulang ke Jakarta dari hari Sabtu. Saya jadi mengantar abang saya ke airport, sekalian nyari siapatau masih ada travel dari sana. Dan disana ternyata saya dapat travel.

Sebenarnya saya rada males juga naik dari airport karena lama. Tapi daripada gak kuliah besoknya, yaudah saya ambil aja. Singkat cerita, ternyata saya bukan naik mobil yang dari travel itu, tapi kayak angkutan liar karena mobil dari travel itu kejebak macet. Jadilah saya berangkat ke Bandung. Di perjalanan itulah saya mengalami “kejadian” itu.

Saya tertidur cukup lama mulai dari awal keluar airport karena agak capek. Lalu saya terbangun pas sesaat sebelum “kejadian” itu. Mobil yang saya tumpangi mau menyalip bus,tapi gak tau gara-gara apa ban belakang mobilnya pecah satu. Lalu mobil tumpangan saya mulai berputar dan ban belakang yang satunya lagi pecah juga. Mobil tumpangan saya berputar 7200 di jalan tol alias berputar dua kali. Ya, inilah “kejadian” itu. Berputar dua kali di jalan tol, dengan keadaan jalanan cukup ramai.

Tetapi, Tuhan masih memberi saya kesempatan menikmati nafas kehidupan ini. Selama berputar itu, saya merasakan satu ketakutan akan terjadi kecelakaan, dan secara refleks menyebut Tuhan saya. Dan puji Tuhan, saya dan yang lainnya di dalam mobil itu tidak apa-apa. Setelah berhenti berputar, supir mengerem dan untungnya berhenti di bahu jalan. Saya jantungan, dan yang lainnya pasti juga jantungan (kecuali yang tidur). Saya berpikir, “Wow, what an experience.”. Inilah peristiwa terdekat saya dengan kecelakaan fatal.

Setelah mulai bisa mikir, ada dua hal yang buat kami gak kenapa-napa :

  1. Ban mobil pecah dua-duanya. Kalo hanya satu yang pecah, pada saat mutar pasti mobil terbalik karena kecepatan mutar cukup tinggi dan perbandingan tinggi mobil dengan tinggi ban cukup jauh sehingga mengurangi keseimbangan.
  2. Pada saat mutar dua kali di jalan tol itu, mobil tumpangan saya tidak ditabrak mobil-mobil ataupun truk-truk dari belakang.

Saya percaya, kedua hal itu terjadi karena ada campur tangan Tuhan disitu. Dan saya bersyukur sekali akan itu.

Kebetulan juga pagi harinya, saya sempat meng-sms teman saya sesuatu. Dan setelah kejadian ini terjadi, saya menjadi lebih memaknai isi sms saya itu.

Isinya :

Serahkan hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.

Tuhan masih memberi nafas kehidupan kepada saya. Tuhan masih ingin membentuk saya di kehidupan ini, Tuhan masih ingin membangun karakter saya. Saya tanamkan dalam hati, saya harus menjalani hidup dengan lebih baik lagi dan berserah kepada Tuhan akan hidup saya ini.

I must live a good life….

For He has given another chance to me…

Thank You Lord….

10 Responses to “Ternyata Tuhan masih memberi saya kesempatan….”

  1. octa doang said

    praise the lord…
    semua ini akan berakhir dengan akhir cerita yang lain,
    klo ga ada DIA…
    serahkan dirimu sepenuhnya, ga!!!
    Layani DIA dengan kerendahan hati, dan ketulusan…
    hahaha…mungkin termasuk bawain ransel lagi…hahaha
    God Bless U…

  2. dwihutapea said

    wow…keren!!! 720drajat ya???
    that’s why lo kirimin kita ayat itu kan?

  3. davidgultom said

    ga, memang benar,, ketika kita belajar sesuatu dan mengambil penerapan,, biasanya langsung dikasih “pelajaran” yang sangat berharga untuk dapat langsung bisa diterapkan.. kaya kasus kau ini, paginya kau ngesms awak kan yang isinya “Serahkan hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” dan kau langsung dikasih “kejadian” ini..
    pas awak dapet sms itu, awak spontan bilang, (ini bener2 diucapin tapi dalam suara yang kecil) “wew,, tumben si rega..” memang benar filling seorang teman sangat kuat,hehe..
    Puji Tuhan kau gapapa yahh..
    ayo, bro.. kita berikan yang terbaik selama kita masih bernafas,, selama kesehatan kita masih fit, mata yang baik untuk melihat, tangan yang masih berfungsi dengan sempurna, kaki yang masih bisa dipakai untuk berjalan.. mari kita pergunakan semuanya demi kemuliaan nama-Nya..
    dan selalu ingat,, EIDIDIFY..
    God always bless you..

  4. kiki said

    oi..
    aku pun kaget tiba2 kau sms kaya ginian, ga biasanya pikirku,
    ternyata terjadi sesuatu.

    hmm..
    kmarin aku dipijit yang keseleonya ama tukang pijit,
    tapi dia mengeluarkan suatu pernyataan yang sangat menusuk, dan masing terngiang-ngiang sampe skarng.

    katanya kaya gini, “penyakit itu manusia yang buat, akibat ulah manusia sendiri, akibat kejahatan dan dosa yang kita buat. penyakit yang kita terima hanyalah merupakan peringatan kecil dariNya.”

    pas aku dengar ini, aku langsung shock, dan walaupun belum tentu benar, aku jadi introspeksi diri dan mencoba menjadi lebih baik lagi.

    walaupun tidak terjadi apa2 denganmu, anggap saja itu menjadi peringatan kecil buat dirimu,. Mungkin Dia ga ingin kita bermain-main sebagai anak-anakNya.

  5. dwihutapea said

    oalaaahh vid..masih inget aja sama EIDIDIFY…
    hehehee

  6. Simanjuntak said

    komandan rega,,,sharingnya dashyat!!!

    @ bg rega & bg david :
    terima kasih bos, saya ditegur kembali dari ‘kejadian tsb’ untuk tetap bersyukur & berserah setiap waktu dan tidak mengandalkan kekuatan sendiri tentunya…

    Salam Dashyat!!!

    -RS-

  7. regasadja said

    @bg kardi:
    makasi bang..aku juga masi seram kalo ngingat2 kejadian itu lagi,,haha

    @octa:
    kalo endingnya yang lain,,sedih kalian kan??
    gak ada lagi yang nyanyi ama bawa ransel..
    haha

    @david:
    iya vid,,
    sama2 saling mengingatkanlah kita ya EIDIDIFY..

    @dwi:
    sebenernya ngirimin ayat itu sebelum kejadian itu..
    kejadiannya malem setelah ngirim ayat itu..

    @kiki:
    jadi panas gini awak,,
    hehe…
    thx yah ki..

  8. wah ga, aku baru taw kabar ini..

    puji Tuhan kaw baik – baik saja ga..

  9. regasadja said

    iya bin..
    untung jadinya gak kenapa2..
    kalo iya,,sedih juga kalian kan..
    hehehe

  10. iya ga, nanti aku ga bisa baca gratis dear boys lagi deh..
    wkwkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: